DOCKING MOLECULAR SENYAWA PADA TANAMAN FAMILI APIACEAE SEBAGAI PENGHAMBAT ENZIM XANTHINE OXIDASE

Authors

  • Tiara Oktaviani Prodi D3 Farmasi, Fakultas MIPA Universitas Bengkulu
  • Oky Hermansyah Prodi D3 Farmasi, Fakultas MIPA Universitas Bengkulu
  • Ikhsan Ikhsan Prodi D3 Farmasi, Fakultas MIPA Universitas Bengkulu
  • Suci Rahmawati Prodi D3 Farmasi, Fakultas MIPA Universitas Bengkulu
  • Nori Wirahmi Prodi D3 Farmasi, Fakultas MIPA Universitas Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.52689/higea.v16i1.593

Keywords:

Asam Urat, Apiaceae, Xanthine Oxidase, Docking Molecular

Abstract

Asam urat merupakan produk metabolisme dari purin yang dikonversi oleh enzim xanthine oxidase didalam tubuh. Peningkatan kadar asam urat dalam darah karena metabolisme purin yang berlebihan dapat mengakibatkan penumpukan kristal monosodium urat pada persendian yang memicu terjadinya penyakit gout. Tujuan penelitian ini adalah untuk memprediksi potensi senyawa aktif pada herbal famili apiaceae yang dapat menghambat kerja enzim xanthine oxidase. Penelitian ini dilakukan secara in silico dengan menggunakan aplikasi Autodock Tools 1.5.6. Docking molecular dilakukan dengan ukuran pusat penambatan molekul pada x = 95,226; y = 47,251; z = 112, 78 dengan volume x, y, dan z = 40. Struktur kristal enzim xanthine oxidase dengan kode 3BDJ sebagai makromolekul dan sebagai ligan uji 10 senyawa aktif Famili Apiaceae. Dari hasil penelitian secara in silico didapatkan bahwa senyawa aktif pada tanaman seledri (Apium graveolens) yaitu apigenin memiliki potensi sebagai anti asam urat karena dari hasil simulasi menunjukkan bahwa senyawa ini memiliki nilai energi ikatan -10,28 dimana nilainya lebih baik dibandingkan dengan ligan uji lainnya termasuk pada senyawa pembanding alupurinol, nilai Ki-nya 29,31nM, memiliki 2 ikatan hidrogen dan terikat pada 10 residu asam amino.

References

Afnuhazi, R. (2019). Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Asam Urat Pada Lansia (45 – 70 Tahun). Human Care Journal, 4(1), 34. https://doi.org/10.32883/hcj.v4i1.242

Deviandra, R., Safitri, F., & Handaja, D. (2017). Efek Pemberian Seduhan Seledri (Apium Graveolens L.)Terhadap Kadar Asam Urat Pada Tikus Putih Jantan Strain Wistar (Rattus Norvegicus) Hiperurisemia. Saintika Medika, 9(2), 75. https://doi.org/10.22219/sm.v9i2.4133

Hermansyah, O., Bustamam, A., & Yanuar, A. (2021). Virtual screening of dipeptidyl peptidase-4 inhibitors using quantitative structure–activity relationship-based artificial intelligence and molecular docking of hit compounds. Computational Biology and Chemistry, 95, 107597. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.compbiolchem.2021.107597

Indah Wulan Sari, Junaidin, D. P. (2020). Studi Molecular Docking Senyawa Flavonoid Herba Kumis Kucing (Orthosiphon stamineus)-Glukosidase Sebagai Antidiabetes Tipe 2. Jurnal Farmagazine, VII(2), 54–60.

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Laporan Riskesdas 2018. Laporan Nasional Riskesdas 2018, 177–178. Diambil dari http://www.yankes.kemkes.go.id/assets/downloads/PMK No. 57 Tahun 2013 tentang PTRM.pdf

Kertia, D. N. (2009). Asam Urat. Yogyakarta: PT Mizan Publika.

Okamoto, K., Eger, B. T., Nishino, T., Pai, E. F., & Nishino, T. (2008). Mechanism of inhibition of xanthine oxidoreductase by allopurinol: crystal structure of reduced bovine milk xanthine oxidoreductase bound with oxipurinol. Nucleosides, Nucleotides & Nucleic Acids, 27(6), 888–893. https://doi.org/10.1080/15257770802146577

Putri, H. H. (2022). Analisis In Silico Kandungan Senyawa Kimia Tanaman Seledri (Apium graveolens) Terhadap Enzim Inhibitor Xantine Oksidase Sebagai Antihiperurisemia. Universitas Sumatera Utara.

Rinayanti, A., Rahayu, S. T., & Syachfitri, R. D. (2016). No Title. Uji Aktivitas Penghambatan Xantin Oksidase Isolat 6,4'-Dihidroksi-4-Metoksibenzofenon-2-O-Î’-D-Glukopiranosida (C20H22O10) Dari Mahkota Dewa (Phaleria Macrocarpa (Scheff.) Boerl), 3(1), 1–11. https://doi.org/10.7454/psr.v3i1.3213

Rizki, M., & Pratama, F. (2016). Studi Docking Molecular Senyawa Turunan Kuinolin Terhadap Reseptor Estrogen- α. Jurnal Surya Medika, 2(1).

Sari, I. W., Junaidin, J., & Pratiwi, D. (2020). Studi Molecular Docking Senyawa Flavonoid Herba Kumis Kucing (Orthosiphon Stamineus B.) pada Reseptor α-Glukosidase sebagai Antidiabetes Tipe 2. Jurnal Farmagazine, 7(2), 54–60.

Published

2024-03-24

Issue

Section

Articles